Jumat, 08 Februari 2008

antara Radit dan Jani dan sekelumit harapan kosongku

here we go..
gue ceritanya baru pulang nonton ma "dia", yang mulai sekarang akan gue sebut sebagai si "mayblu", bareng temen2nya juga.
kita nonton pilem "Radit dan Jani". awalnya, gue rada males juga nonton nih pilem, secara tema yang diusungnya masih tetap tentang cinta. namun, mungkin karena perasaan gue juga masih berbunga2, setelah jatuh lagi dalam cinta.
*enuff*

"mayblu" bilang, kalo inti dari cerita pilem itu adalah bahwa "cinta gak harus memilikki". dia mengatakannya, sambil liat lurus ke mata gue. yang buat gue merasa ada yang runtuh remuk hancur seketika di sudut hati, pada saat semua mulai dipugar kembali.

lepas dari itu, nurut gue, hal yang ingin disampaikan melalui pilem tsb adalah, bahwa "cinta itu bisa hadir dalam keadaan apapun, dalam tubuh yang cacat, dalam mental yang gak bijak sekalipun. bahkan dalam sebuah hubungan 2 orang pelarian macam Radit dan Jani"

jujur, gue gak tau banyak tentang cinta.
tapi, yang gue tahu adalah cinta gak akan pernah jatuh pada orang yang salah. cinta akan bisa membuat kita berubah jadi lebih baik lagi, bila kita menghendaki. dan, gak kan pernah ada cinta kalo harus berpisah.
bullshit.
cinta itu harus bersama.
bukan cinta namanya, kalo harus ada yang terluka.


mungkin...
gue cuman pesakitan dalam hal mencintai.

gue terlalu sering jatuh.
gue terlalu bodoh buat pergi, disaat udara menipis perlahan..
gue cuman pengharap yang begitu tolol..
yang hanya bisa berharap, dan sakit hati karenanya..

kali ini, gue juga kembali berharap.
berharap akan sebuah kebahagiaan kecil tentang cinta..
berharap, gak jatuh lagi kali ini..

gue malu ma dunia.
gue iri ma Radit dan Jani yang bisa terus bersama diantara begitu banyak cobaan yang gak pernah terpikirkan bahkan oleh khayalan terliar gue.
gue iri ma mereka yang masih bisa pertunjukan putihnya cinta, diantara kebrutalan yang mereka punya.
cinta mereka itu begitu tulus.
mereka mengajarkan gue bahwa bukan, "cinta tak harus memilikki".
tapi, "cinta bisa jadi apapun, bisa melakukan apapun untuk melihat dia yang tersayang bahagia. termasuk menjauhinya tetapi bukan untuk meninggalkannya."


maap kalo post kali ini gak nyambung ma pilem di atas. yang ada malah curhatan gak penting ginih.
maap.
lagian, ini hanya sebuah pemikiran tolol dari pengharap pesakitan model gue gini.


i'm out*


ps : buat "mayblu" aku udah letakin lagi hati aku di atas telapak tanganmu. terserah, mau kamu rawat baik2, atau kamu lempar jauh2 setelah kamu injak2 bersama asa terakhir dariku. aku percaya kamu.


6 komentar:

aDyA mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
aDyA mengatakan...

ya oloh pok...
serem banget curhatannya...
hikss...
ikut terharu....

sabar pok,,,,
smangad dunz...
tetep berharap & bdoa smoga harapan itu jd nyata...

klopun tyt kenyataan ga seindah yg qta pengen or qta arepin,,,
tetaplah kuat!

Allah akan kasi yg terbaek dalam stiap hal...

SMANGADH YAH!!!!!

well, I'm Just mengatakan...

heeh, smangat2..

kalo emang jodoh, gak kmanan kokk..klo kmana2, ya bikan jodoh..rite..??

ajenkajenk mengatakan...

tupok.... hukz... haru biru...

semangat pok... kudoakan dia menerimamu kembali hohohoho...

gimana pilemnya ?? bagus ya...??

hehe...berarti abis kencan donk ya..xixixi..cuhui...

.nggaaa™ mengatakan...

waw... terpana aq membaca postinganmu.. :)

cinta... cinta... no comment..
cm gw berharap cinta yg gw punya skr memang bnr2 cinta... :)

adhini mengatakan...

hmm..that’s a consequence of your feeling! =)
ketika kita sayang atau cinta sama seseorang, kita juga harus siap sakit hati sama orang tsb…karena itu udah satu paket!! kita ga akan pernah tau dia jodoh kita atau bukan…klo bukan yg pasti kita harus rela melepaskannya kan??
nah..itulah, kita harus siap dengan sakit hati

ketika kita berharap sama seseorang, kita juga harus siap ditusuk sama orang tsb..tapi ya balik lagi, cinta bikin hidup berasa lebih hidup!!hehehe… =) dari cinta kita juga bisa belajar banyak hal, kita bisa lebih memaknai arti hidup juga!

siapa takut jatuh cinta?hehe… =)

"cinta bisa jadi apapun, bisa melakukan apapun untuk melihat dia yang tersayang bahagia. termasuk menjauhinya tetapi bukan untuk meninggalkannya."

setuju sama kalimat elo di atas dy!
klo dengan menjauhinya bisa membuat dia lebih bahagia,knp tdk.mencoba? =) ada kalanya cinta di perjuangkan, tetapi tdk.semua cinta harus diperjuangkan. ada kalanya kita harus menyerah kepada jalan hidup bila ternyata cinta itu bukan untuk kita miliki.

keep fighting dy! =)
percayalah..di ujung sana ada perempuan yg menunggumu untuk menjadi pendampingmu dalam ikatan yang sah di hadapanNya

deuh..serius banget sih comment gwe!hahahaahaha...