Kamis, 14 Oktober 2010

Sebuah Surat





Hai Sayang..

Apa kabar? Aku rindu kamu.
Dan rindumu yang dulu, belum kukembalikan. Jujur, itu memang aku sengaja simpan. Entah sampai kapan, sampai aku mati, hidup lagi, mati lagi, hidup lagi, dan begitu seterusnya. Aku selalu suka rasa sesak di dada, ketika rindu itu mulai bekerja.
Jika tiba waktunya bereaksi, rindu tentangmu menjelma menjadi gumpalan udara mematikan yang menyumbat aliran nafas. Menyakitkan, menyesakkan, tapi aku suka. Buatku, mati ketika menahan rindu adalah kematian yang indah. Tak jauh beda dengan kematian ketika menukar nyawa demi dia yang kita kasihi. Ah, dua-duanya selalu ingin kulakukan untukmu. Seperti kebersediaanku melakukan itu demi ibuku. Sayangnya, kesempatan sekali seumur hidup itu kusia-siakan dengan cara yang salah.

Ini baru semenit yang lalu aku bicarakan, dan sekarang rindu tentangmu mulai mengganda. Mereka bertingkah seperti amoeba. Rindu ini membelah diri, dan seakan-akan mulai menggerogoti beberapa rusukku lagi. Berkat rindu ini, mungkin kamu menjadi satu-satunya wanita yang mengambil lebih dari satu rusuk pria, sebagaimana yang dicontohkan Hawa terhadap Adam.
Kadang aku membayangkan, kita dilahirkan sebagai sepasang kembar siam. Yang menempel di dada. Kita hanya memilikki satu hati. Dan mungkin atas kebesaran Tuhan, dokter-dokter itu berhasil memisahkan kita seperti segalanya biasa saja. Tapi aku yakin, tanpa mereka tahu, hati kita berdenyut dengan ritme yang sama, dan menetralisir racun dengan kekuatan yang tak beda.

Aku selalu senang, jika memilikki kesamaan denganmu. Kenyataan-kenyataan seperti itu membuatku tambah giat mengoleksi segala perasaan yang kamu hasilkan. Entah itu rindu, cinta, sayang, bahkan luka.

Ah, bicara tentang luka. Mungkin itu lah jenis perasaan yang sering kamu hadiahkan ketika kita bersinggungan. Perih, pedih, sakit, semua terasa seperti menu harian. Rasa perih ketika mendapati kamu yang mendamba pria lain, sama banyaknya dengan sakit ketika aku tahu kamu meninggalkanku demi dia, pria yang kamu anggap lebih baik.
Air mata? Entahlah. Aku lupa bagaimana rasanya, ketika cairan itu mengair melewati pori-pori wajah. Seingatku, dulu air mata terasa hangat. Iya kan, sayang? Aku lupa. Aku sudah cukup lama tak menangis. Bukan karena aku jarang bersedih. Lebih tepatnya, kesedihan yang kurasa tiap kali kamu sakiti, melampui fase tangis biasa. Entahlah, aku juga tidak begitu mengerti apa istilahnya. Bahkan membayangkannyapun aku ketakutan. Sudahlah, abaikan sebelum aku mengompol disini.

Sejak kamu pergi, aku selalu mencoba mencari cara membuat rindu tentangmu dengan tanganku sendiri. Berhasil, walau tidak sesempurna yang biasa kamu hadiahkan, rinduku ini penuh kecacatan. Maklum saja, kepingan ingatan tentang kita dulu banyak yang sengaja aku rusak. Sebentar setelah kamu pergi, aku bertingkah seperti orang gila kebanyakan. Menghantamkan kepala ke dinding, memukul teralis besi dengan tangan telanjang, yang biasanya diakhiri dengan balutan perban seadanya, atau malah kubiarkan terbuka.

Pasti kamu mulai bertanya, kenapa tiba-tiba malam ini aku bercerita tentang rindu. Jawabnya sederhana, setelah beberapa lama rasa itu aku endapkan, akhirnya rindu itu datang kembali. Malam ini.

Iya, aku rindu kamu. Rindu aroma hangat tubuhmu sehabis mandi. Rindu akan sakit yang sengaja kamu torehkan di dada. Rindu akan kecupan tiga kali di dahi, pipi dan masing-masing bibir kita. Diakhir dengan pelukan tiga puluh detik yang erat. Aku rindu kamu. Apapun yang telah terjadi. Seberapa sakitpun yang masing-masing kita rasakan. Mudah-mudahan kamu juga merasakan hal yang sama. Jika tidak, kumohon berpura-puralah, sayang. Buat aku tersenyum di dalam sini. Di himpitan bumi yang selalu kamu injak. Bumi yang sering dijatuhi ludah dengan sembarang oleh suamimu.

Ya sudah, tak sepantasnya aku membuat surat terlalu panjang. Aku masih ingin menghemat rindu. Untuk kunikmati sampai kiamat tiba. Terima kasih atas doa-doamu yang sepertinya telah alfa setahun lebih lamanya. Iya, sejak kunjungan terakhirmu dulu itu. Dan terima kasih, jika di kunjungan berikutnya, kamu membawa bunga lili segar untuk memperindah istana kecilku ini.
Wah, aku sudah dipanggil Romi. Dia tetanggaku, dan malam ini adalah ulang tahun hari kematiannya. Aku menjadi salah satu panitia acara, dan tampaknya aku harus bergegas sekarang. Baik-baik ya sayang. Maaf untuk spasi yang begitu besar ini. Aku sayang kamu. Selamanya, sampai Tuhan bosan membunuhku melalui cinta yang kuserahkan padamu.




Dariku.
Almarhum penikmat rindumu.

37 komentar:

Anonim mengatakan...

:'(
yang ikhlas ya kak..

sugahpuff mengatakan...

*nangis*

diqidahdir mengatakan...

aku pun enggan berkata2 banyak... soalnya aku sambil nangis membacanya *lirik poe..!! *lirikan genit *genitnyaSintaJojot #eh?

miwwa mengatakan...

aku juga rindu kamu pok. #eh?

bayusaja mengatakan...

hidup lagi mati lagi hidup lagi mati lagi..
hah! *colek

ipied mengatakan...

yak ampun ini tulisan popok!? kamu ikutan Ngerumpi.com tho?! aku baca tulisan ini di ngerumpi beberapa hari lalu.

Beda banget sama tulisan popok yang dulu :)) aku sampe pangling! Tengkyu sudah nyasar lagi ke blog ku!

Lama nih gak main2 ke sini :) Tentu gw masih inget elo pok :D

theimagine_girl mengatakan...

bener bener nyentuh dan bikin aku nangis! persis yang aku rasain pacar aku ninggalin aku demi cewek lain, dan ketika kita mencoba rujuk, tuhan mengambilnya dariku lewat sebuah kecelakaan maut.. seperti kata2 kamu pok "seperti anak panah yang mengiris udara tanpa peringatan, seperti inilah rindu ini menyesakan"

surat yang indah, memaksa kornea ini kembali meproduksi air mata.... kembali memberikan setitik rasa rindu pada indera perasa hatiku..

i like it pok!

Trica Jus mengatakan...

salam kenal ya gan, ku tunggu kunjungan baliknya :D

obat penyakit asam urat mengatakan...

mantap gan,salam kenal yah, ku tunggu dah kunjungan baliknya :D

obat vertigo herbal mengatakan...

niat baik akan berakhir baik,,, kunjungan yah :)

cara alami mengobati ambeien mengatakan...

co cweeettt T.T

cara pemesanan trica jus mengatakan...

:t

agen trica jus medan mengatakan...

ngiris banget ..
sukses ,,
jangan lupa kunjungi kami ..

obat alami asam urat mengatakan...

miris rasanya.

obat tradisional sesak nafas mengatakan...

ikut yimak artikelnya.,.,

cara mengonbati penyakit stroke mengatakan...

nice post salam kenal gan!!!!!

cara mengonbati penyakit stroke mengatakan...

nice post salam kenal gan!!!!!

manfaat daun sirsak mengatakan...

kunjungan sore gan.,.,.,.,. salam kenal

obat tradisonal sakit maag mengatakan...

nice post,thanks salam kenal gan......

cara meneymbuhkan gondok mengatakan...

participate listened to his article.,.,.,.

obat jantung koroner mengatakan...

speechless deh

tricajus mengatakan...

hahahaha

obat kanker payudara mengatakan...

dalem banget gan, ungkapannya almarhum penikmat rindu kayak apa gitu..

obat tradisonal kista ovarium mengatakan...

si popok yang baik hati.,., salam kenal gan

tricajus mengatakan...

pada kemana lagi nih

daun sirsak ace max mengatakan...

tulisannya menyentuh

cara mengobati kelenjar tiroid mengatakan...

sabar aja ya

headrest monitor mengatakan...

salam rindu balik gan...hehe..
menarik niie.

toko aksesoris mobil mengatakan...

great post surat untuk kekasih..

penyembuhan penyakit tbc akut mengatakan...

aku pun enggan berkata2 banyak... soalnya aku sambil nangis membacanya *lirik poe..!! *lirikan genit *genitnyaSintaJojot #eh?

penyembuhan penyakit kanker rahim mengatakan...

nice post.,.,.

cara mengobati penyakit kanker lambung mengatakan...

salam kenal ya gan, ku tunggu kunjungan baliknya

cara mengobati penyakit kanker leher mengatakan...

nice info mas, makasih

Resa anag reggae mengatakan...

kelamin pria keluar nanah kelamin keluar nanah cara mengobati kemaluan keluar nanah keluar nanah dari vagina kemaluan keluar cairan nanah obat penis keluar nanah penyakit kemaluan keluar nanah

Dewi Aja mengatakan...

Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

Dewi Aja mengatakan...

Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

Oh ya, di sana anda bisa dengan bebas mendowload music, foto-foto, video dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

Jual Ayunan mengatakan...

Kami merupakan pengrajin sekaligus menjual berbagai macam ayunan bayi, box bayi, tempat tidur bayi/anak yang unik dan keren dari bahan baku kayu jati dengan motif ukir khas Jepara cocok buat buah hati anda, motif apa saja bisa di pesan di toko kami phone/whatsApp/line ke nomor 0816684161 atau klik disini